Jumat, 02 Januari 2009

Mawar untuk Ibu

Ada Seorang Pria berhenti di toko bunga untuk memesan seikat karangan bunga yang akan dipaketkan pada sang Ibu yang tinggal sejauh 250 km darinya, ia mengirimkan bunga itu karena sudah setahun lamanya ia tak berjumpa dengan ibunya, ia sangat rindu sekali. Begitu keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalan sambil menangis tersedu-sedu. Pria itu bertanya kepada gadis kecil :

> Pria : “Adik manis, kenapa kamu menangis tersedu-sedu disini, apa yang kamu sedihkan? Mungkin bapak bisa membantu kamu. ”

> Gadis kecil : “Saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya. Tapi saya Cuma punya uang Rp.500 saja, kata pemilik toko bunga ini harga bunga mawar Rp.20.000,” tentu saja uangku tak cukup untuk membeli bunga itu untuk ibu.”

Sambil tersenyum pria itu berkata:

> Pria : “Ayo ikut, aku akan membelikanmu bunga yang kamu mau.”

> Gadis kecil : “terima kasih Pak, aku senang sekali, akhirnya aku dapat memberikan setangkai bunga untuk ibu.”

> Pria : “kamu adalah anak yang baik, aku juga akan membelikan bunga untuk ibuku, tapi aku akan memaketkan dan mengirimnya, karena rumah ibuku sangat jauh dari kota ini. Adik kecil, maukah bapak antar kerumahmu? Bapak juga ingin bertemu dengan ibumu”

Gadis kecil itu melonjak gembira.

> Gadis kecil : “Ya tentu saja, aku mau diantar oleh bapak?”


> Pria : “dimana rumah kamu Nak?”

> Gadis kecil : “belok kiri, lalu kita sudah sampai pak? ”

> Pria : “ok, disini tempatnya?”

> Gadis kecil : “iya mari kita turun, sudah sampai pak!”

Dan ternyata tempat yang dimaksud gadis itu adalah pemakaman umum, karena gadis kecil itu baru saja kehilangan seorang ibunya yang meninggal dunia. Lalu ia meletakan bunga mawar itu diatas kuburan ibunya yang masih basah.
Melihat hal ini, hati Pria itu menjadi trenyuh dan berkata pada gadis kecil itu sambil mencium keningnya “terima kasih nak, kamu telah menyadarkanku betapa berharganya seorang ibu bagi anaknya, kamu adalah anak yang baik!”
Kemudian pria itu bergegas kembali menuju toko bunga tadi dan membatalkan pengirimannya. Kemudian ia mengambil karangan bunga yang dipesannya dan menendarai sendiri kendaraaannya sejauh 250 km untuk menuju rumah ibunya lalu memberikan karangan bunga itu dengan tangannya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar